belajar hlookup dan vlookup
Edukasi

Praktis! Yuk Belajar HLOOKUP dan VLOOKUP Agar Paham!

Belajar HLOOKUP dan VLOOKUP – Aplikasi Excel kerap kali menjadi andalan banyak orang untuk membantu perhitungan. Banyak rumus yang bisa diaplikasikan dalam Excel sehingga mempermudah pekerjaan manusia. Setiap rumus memiliki perbedaan dan kegunaan yang berbeda. Tak terkecuali belajar HLOOKUP dan VLOOKUP. Dalam rumus ini terdapat jabaran keterangan yang berbeda-beda.

Table array, lookup value dan fungsi true or false juga masuk dalam kategori fungsi ini. Penggunaan rumus-rumus kilat ini selain mempermudah juga dapat menghemat waktu dalam bekerja. Apalagi untuk sebagian orang yang dikejar deadline, mempelajari VLOOKUP dan HLOOKUP adalah hal yang wajib.

Fungsi VLOOKUP

Fungsi VLOOKUP sendiri mempunyai kegunaan dalam melakukan pembacaan tabel pada Microsoft Excel namun secara vertikal. Penggunaan rumus ini dapat dilakukan pada baris saja atau dari atas menuju bawah. Pembacaan rumus ini juga beragam, seperti membaca kategori suatu barang ataupun mengetahui nama sebuah benda. Berikut penjabaran dari fungsi VLOOKUP.

  • Lookup Value. Lookup value atau sering disebut tabel kunci memiliki kegunaan sebagai pembaca dari tabel tersebut. Biasanya lookup value ditulis pada awal penggunaan rumus VLOOKUP.
  • Table Array. Tabel yang dipergunakan untuk referensi pembacaan rumus ini disebut table array. Hasil yang akan ditentukan oleh pengguna diletakan pada range data tersebut.
  • Col Index Num . Excel pasti menampilkan kolom dan baris. Urutan kolom yang akan ditampilkan ini disebut Col Index Num.
  • Range lookup. Range lookup dibedakan menjadi dua jeni, yaitu TRUE dan FALSA. Jika tipe data yang akan ditampilkan bernilai sesuai maka rumus yang digunakan TRUE. Sebaliknya, jika tipe data tidak cocok maka menggunakan rumus FALSE dan akan menampilkan hasil #N/A
Baca Juga:  Materi Les Untuk Anak SD Kelas 1 Semester 1 Dan 2

Baca juga : Ujian Masuk STAN

Fungsi HLOOKUP

Berbeda dengan VLOOKUP, HLOOKUP digunakan untuk mencari data yang ditampilkan secara horizontal atau bisa dibilang mencari data dalam suatu baris. Keterangan nama-nama fungsinya pun sama seperti yang tertera pada VLOOKUP, bedanya HLOOKUP digunakan pada baris bukan kolom.

Fungsi HLOOKUP juga dapat digunakan untuk perhitungan yang ada dalam sheet yang berbeda. Caranya sedikit berbeda, namun rumus ini dapat digunakan secara otomatis. Setelah memasukan tanda sama dengan (=) pada sheet pertama, lalu pengguna dapat menuju pada sheet kedua dan memblok sel yang akan dihitung nilainya.

Cara Menggunakan Fungsi VLOOKUP dan HLOOKUP

Belajar VLOOKUP dan HLOOKUP dapat digunakan untuk menentukan perhitungan gaji ataupun melihat nilai suatu barang. Langkah pertama yang dapat dilakukan adalah dengan memblok tabel yang akan dicari lalu menuliskan fungsi =VLOOKUP(lookup_value, table array, col_index_num, [range_lookup]) setelah itu tekan enter.

Baca juga : Ujian Profesi Advokat

Data yang dapat dicari yaitu hanya secara vertikal. Dalam menuliskan data ini, pengguna harus memperhatikan penggunaan koma, titik atau tutup kurung yang sesuai dengan komputer masing-masing. VLOOKUP akan menunjukkan hasil data sesuai yang diinginkan pada kolom yang tersedia.

Dikarenakan rumus HLOOKUP ini hanya bisa dalam menampilkan data baris, maka pengguna dapat memblok data yang diinginkan dari kiri menuju kanan. Menggunakan fungsi HLOOKUP sama seperti halnya dengan VLOOKUP. Penulisan rumus nya yaitu =HLOOKUP(lookup value, table array, row_index_num, [range lookup]). Kemudian langkah terakhir adalah dengan menekan enter.

Selain mempunyai manfaat dalam perhitungan, belajar VLOOKUP dan HLOOKUP tentunya juga menambah wawasan seputar dunia Microsoft Excel. Jika pengguna merupakan seorang karyawan, maka rumus ini sudah pasti wajib dihafal demi memaksimalkan kinerja. Setelah belajar fungsi ini, pengguna juga dapat mempelajari fungsi lain seperti SUM dan juga ARRANGE.

5/5 - (1 vote)

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.